terkadang..
permintaan hati dan diri ini sukar untuk kita baca...
ada yang kata... 'ikut la kata hati mu untuk jawapan yang sahih'...
itu salah!
jika kata hatimu...
"bunuh la sahaja dirimu jika kamu sudah tidak tahan dengan dugaan ini..."
adakah kamu akan ikut sedangkan dosa yang terpaksa kamu tanggung sangat besar???
jadi.. dont think that insting from heart are always right..
because it not really right...
so.. for some decision that we must decide..
kita mesti la berdoa pada yang berkuasa.....
dan juga bertawakal...
for all possibilities....
insyaalah kita akan dapat jawapan yang sahih kelak.....
xoxo
Rupanya Tuhan Turunkan Hujan... Untuk Hadiahkan KIta Dengan Pelangi....:)
talking about me...
- myra syakilla
- about me.. haha.. nothing interest.. im 19 years old.. born at johor...two things that you have must know that about me... 1, i`m obses, and big fans with Nora Elena,Asmina (Siti Saleha), and i like to be freinds with everybody ... :)next.. you all must know what i love.. what i like to be.. what i like to do when i free...base ur look my blog... so enjoy hope you all love it guys... xoxo ... :)
myra Syakilla Will ALwaLs LOve YoU...... Take Care ..... ^_^
Sunday, 30 October 2011
Wednesday, 26 October 2011
ICe CrEaM
In the days when an ice cream sundae cost much less, a 10 year-old boy entered a hotel coffee shop and sat at a table. A waitress put a glass of water in front of him. "How much is an ice cream sundae?" he asked. "50¢," replied the waitress.
The little boy pulled his hand out of his pocket and studied the coins in it.
"Well, how much is a plain dish of ice cream?" he inquired. By now more people were waiting for a table and the waitress was growing impatient. "35¢!" she brusquely replied.
The little boy again counted his coins. "I'll have the plain ice cream," he said. The waitress brought the ice cream, put the bill on the table and walked away. The boy finished the ice cream, paid the cashier and left.
When the waitress came back, she began to cry as she wiped down the table. There, placed neatly beside the empty dish, were two nickels and five pennies. You see, he couldn't have the sundae, because he had to have enough left to leave her a tip.
The little boy pulled his hand out of his pocket and studied the coins in it.
"Well, how much is a plain dish of ice cream?" he inquired. By now more people were waiting for a table and the waitress was growing impatient. "35¢!" she brusquely replied.
The little boy again counted his coins. "I'll have the plain ice cream," he said. The waitress brought the ice cream, put the bill on the table and walked away. The boy finished the ice cream, paid the cashier and left.
When the waitress came back, she began to cry as she wiped down the table. There, placed neatly beside the empty dish, were two nickels and five pennies. You see, he couldn't have the sundae, because he had to have enough left to leave her a tip.
When Tomorrow (Dan Bila Esok)
Di dalam hatiku selalu tersimpan...
Rasa yang tak kan pernah bisa ku ungkap kan...
kau diam tanpa kata..
saat ku ucap semua rasa...
Di saat ku ingin dengan mu..
kau semakin jauh..
meninggalkan ku..
dan kau diam tanpa kata..
saat ku ucap semua rasa...
dan bila esok kita kan bertemu kembali..
masih kah ruang di dalam hatimu..
tuk cinta yang pernah kita miliki...
tuk selama-lamanya...
dan bila esok kita kan bertemu kembali...
masihkah ada waktu untuk mecinta dirimu...
tuk bisa menjaga hati ini..
tuk selama-lamanya....
"mungkinkah esok kita kan bertemu kembali..
masihkah ada ruang di dalam hatiku..
untuk cinta yang pernah engkau miliki...
tuk selama-lamanya........."
Rasa yang tak kan pernah bisa ku ungkap kan...
kau diam tanpa kata..
saat ku ucap semua rasa...
Di saat ku ingin dengan mu..
kau semakin jauh..
meninggalkan ku..
dan kau diam tanpa kata..
saat ku ucap semua rasa...
dan bila esok kita kan bertemu kembali..
masih kah ruang di dalam hatimu..
tuk cinta yang pernah kita miliki...
tuk selama-lamanya...
dan bila esok kita kan bertemu kembali...
masihkah ada waktu untuk mecinta dirimu...
tuk bisa menjaga hati ini..
tuk selama-lamanya....
"mungkinkah esok kita kan bertemu kembali..
masihkah ada ruang di dalam hatiku..
untuk cinta yang pernah engkau miliki...
tuk selama-lamanya........."
A some Story
suatu hari.... ada seorang budak perempuan....
yang mempunyai impian yang begitu tinggi....
dia juga ingin mengubah nasibnya yang sekarang menjadi lebih baik....
lebih berjaya....
tetapi.. hanya kerana ikutkan perasaan... kawan...
semua impian itu musnah, lenyap hanya sekelip mata sahaja....
diri nya kini telah hancur...impiannya musnah......
kini, dia terpaksa mula dari bawah semula...
yang banyak sangat halangan dan rintangan yang perlu dia tempuhi....
dia kini redha dengan apa yang berlaku,,.,
jika dulu dia merindui zamannya yang dulu...
tapi kini..dia nekad.. dia ingin melupakan semuanya yang dulu...
kerana perangainya dulu yang terlalu ikutkan perasaan..akan menghancurkan dirinya...itu tekadnya!!
Moral untuk cerita ini- "jangan terlalu ikutkan perasaan..pikir dulu apa kesan yang berlaku jika kita membuat sesuatu keputusan"
Friday, 21 October 2011
ImPian
setiap orang mempunyai impian....
tetapi pastikah setiap impian akan menjadi kenyataan??
tentunya tidak...
terkadang, kita kena korbankan impian....
demi perkara yang lebih penting dalam hidup kita....
Namun tetAPI...
Untuk kamu yang boleh mencapai...
teruskan...
itu kerana...
merealisasikan sesuatu impian...
merupakan suatu perkara....
yang dapat membuat hati kita bahagia......
dan mengenali siapa diri kita sebenarnya......
tetapi pastikah setiap impian akan menjadi kenyataan??
tentunya tidak...
terkadang, kita kena korbankan impian....
demi perkara yang lebih penting dalam hidup kita....
Namun tetAPI...
Untuk kamu yang boleh mencapai...
teruskan...
itu kerana...
merealisasikan sesuatu impian...
merupakan suatu perkara....
yang dapat membuat hati kita bahagia......
dan mengenali siapa diri kita sebenarnya......
Subscribe to:
Posts (Atom)